Show simple item record

dc.contributor.authorAni Nur Rosidah
dc.date.accessioned2014-03-25T23:32:46Z
dc.date.available2014-03-25T23:32:46Z
dc.date.issued2014-03-25
dc.identifier.nimNIM101610101085
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/56320
dc.description.abstractHasil analisis menunjukkan bahwa kelompok perlakuan untuk K100 mempunyai diameter zona hambat yang paling besar yaitu 12,6606 mm dan diameter zona hambat terkecil adalah K0,001 yaitu 6,2016 mm, sedangkan diameter zona hambat untuk kelompok kontrol positif sebesar 14,1591 mm. Uji Kolmogorov-Smirnov dan uji Levene menunjukkan data berdistribusi normal dan tidak homogen. Uji statistik Kruskal-Wallis menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pada semua kelompok. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada semua kelompok, kecuali pada kelompok K0,01 dan K0,001. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kendali mempunyai daya antibakteri terhadap S. mutans. Konsentrasi terkecil dari ekstrak daun kendali yang masih mempunyai daya antibakteri dalam penelitian ini adalah konsentrasi 0,001%.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries101610101085;
dc.subjectDaun Kendali, Streptococcus mutansen_US
dc.titleDAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KENDALI (Hippobroma longiflora [L] G. Don.) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutansen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record