Show simple item record

dc.contributor.authorR. Anggi Dwi Putra Jodi Setiawan
dc.date.accessioned2013-12-04T03:36:43Z
dc.date.available2013-12-04T03:36:43Z
dc.date.issued2013-12-04
dc.identifier.nimNIM082010101035
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3563
dc.description.abstractNyamuk pada umumnya dan Aedes aegypti Pemberantasan larva merupakan kunci strategi program pengendalian vektor di seluruh dunia. Penggunaan insektisida sebagai larvasida merupakan cara yang paling umum digunakan oleh masyarakat untuk mengendalikan pertumbuhan vektor tersebut. Insektisida yang sering digunakan di Indonesia adalah Abate. Meskipun begitu penggunaan insektisida yang berulang dapat menambah resiko kontaminasi residu pestisida dalam air, terutama air minum. Selain itu hal penting yang harus dicermati adalah biaya yang tinggi dari penggunaan pestisida kimiawi dan munculnya resistensi dari berbagai macam spesies nyamuk yang menjadi vektor penyakit. Ketertarikan untuk mengembangkan dan menggunakan biopestisida yang alami, mudah didapatkan, serta aman bagi tubuh manusia dan lingkungan sekitar seperti azadirachtin mulai dilirik sebagai bioinsektisida akhir-akhir ini karena sudah mulai ditinggalkannya pestisida kimia sintetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak daun mimba viii semprot dan menentukan LC . Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimental sederhana 50 Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kenaikan konsentrasi ekstrak etanol daun mimba selalu diikuti dengan kenaikan jumlah kematian nyamuk. Hal ini menunjukkan bahwa tiap konsentrasi dari ekstrak daun mimba memiliki efektivitas tertentu dalam membunuh nyamuk. Efek insektisida paling rendah dijumpai pada konsentrasi terendah, yakni 0,01%. Efektivitas meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi dari ekstrak daun mimba. Dari kelompok perlakuan, konsentrasi 10% adalah kelompok yang memiliki efektivitas tertinggi. Berdasarkan data hasil penelitian, efektivitas dari kelompok kontrol positif ekstrak daun mimba adalah konsentrasi 1,88%. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun mimba mempunyai efek insektisida, dengan LC pada konsentrasi 1,88%, yang berarti konsentrasi tersebut dapat membunuh 50% dari jumlah sampel tiap perlakuan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries082010101035;
dc.subjectEKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Aedes aegypti), DENGAN METODE SEMPROT Aedes aegypti, DENGAN METODE SEMPROT Aedes aegypti DENGAN METODE SEMPROTen_US
dc.titlePOTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA Aedes aegypti DENGAN METODE SEMPROT Aedes aegypti DENGAN METODE SEMPROT Aedes aegypti DENGAN MEen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record