Show simple item record

dc.contributor.authorDrs. KAMARUDIN
dc.date.accessioned2014-01-27T01:48:03Z
dc.date.available2014-01-27T01:48:03Z
dc.date.issued2014-01-27
dc.identifier.nimNIM080820201012
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/24868
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tenaga kerja, inflasi, dan kredit modal kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, inflasi dan kredit modal kerja didapat dari BPS Kabupaten Jember. Adapun periode waktu yang digunakan terdiri dari data time series mulai kuartal pertama tahun 2001 sampai dengan kuartal keempat tahun 2007 dengan alasan bahwa tahun 2001 pertumbuhan ekonomi mulai meningkat setelah terjadinya krisis ekonomi pada tahun 1997. Metode analisis data yang digunakan adalah estimasi model regresi dengan menggunakan teknik analis OLS (ordinary least square). Uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikolinieritas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi dan uji normalitas untuk kredit modal kerja terhadap pertumbuhan ekonomi digunakan analisis regresi linier berganda, uji F, Uji t, dan uji determinasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember, inflasi berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember dan kredit modal kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember Beberapa saran yang dapat dikemukakan adalah : a). Diharapkan pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak swasta untuk mengelola sumber daya yang ada sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru dan tenaga kerja bisa terserap dalam pasar kerja dan kegiatan ekonomi akan meningkat yang selanjutnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi; b). Diharapkan kredit modal kerja yang diberikan oleh pihak perbankan kepada dunia usaha khususnya usaha kecil menengah (UKM) dapat ditingkatkan dan diberi kemudahan untuk mendapat kredit sehingga kegiatan ekonomi akan meningkat khususnya sektor riil, yang selanjutnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries080820201012;
dc.subjectTenaga Kerja, Inflasi, Kredit Modal Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi.en_US
dc.titleANALISIS PENGARUH FAKTOR TENAGA KERJA, INFLASI DAN KREDIT MODAL KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN JEMBERen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record