Show simple item record

dc.contributor.authorPUSPA WAHYU M
dc.date.accessioned2014-01-17T06:15:02Z
dc.date.available2014-01-17T06:15:02Z
dc.date.issued2014-01-17
dc.identifier.nimNIM060810191089
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/16039
dc.description.abstractKemiskinan sebagai suatu gejala ekonomi merupakan masalah kompleks yang sangat sulit untuk didefinisikan secara tepat. Dalam arti (proper) kemiskinan dipahami sebagai keadaan kekurangan uang dan barang untuk menjamin kelangsungan hidup. Kemiskinan merupakan persoalan yang kompleks maka cara penagulangan kemiskinan pun membutuhkan analisis yang tepat, dan berkelanjutan. Dari segi pendidikan misalnya pendidikan yang rendah dipandang sebagai penyebab kemiskinan. Dari segi ekonomi kepemilikan alat-alat produktif yang terbatas, pengurangan teknologi dan kurangnya keterampilan, dilihat sebagai alasan mendasar mengapa terjadi kemiskinan. Kemiskinan dalam dimensi ekonomi diartikan sebagai kekurangan sumber daya yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan sekelompok orang, baik secara financial maupun semua jenis kekayaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dikategorikan miskin bilamana seseorang atau keluarga tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok minimnya seperti; sandang, pangan , papan, kesehatan, dan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penjelasan(explanatory survey), Pada penelitian ini mencoaba untuk menjelaskan variabel bebas yang dimaksud adalah Curah jam kerja, Usia, Pendidikan, dan Jumlah tanggungan keluarga dengan variable terikatnya Pendapatan keluarga miskin. Dari hasil regresi diperoleh Fhitung sebesar 11.435 dengan probabilitas Fhitung sebesar 0.000. Artinya bahwa analisis ini signifikan dengan tingkat signifikansi kurang dari 5% maka H0 ditolak, atau dengan kata lain variabel Curah jam kerja, Usia, Pendidikan, dan Jumlah tanggungan keluarga memiliki pengaruh secara bersama-sama terhadap Pendapatan keluarga miskin di desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Namun demikian pengaruh tersebut kurang begitu signifikan. Variabel Curah jam kerja, Usia, Pendidikan dan Jumlah tanggungan keluarga secara bersama-sama tidak begitu berpengaruh terhadap Pendapatan keluarga miskin. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data nilai koefisien (R 2 ) sebesar 0,324 , dan sesuai dengan kriteria pengujian R 2 = 0,324 masih belum mendekati 1. Variabel yang memiliki pengaruh terhadap Pendapatan keluarga miskin di Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari adalah variabel Pendidikan dan variabel Curah jam kerja.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries060810191089;
dc.subjectPendapatan Keluarga Miskin, Curah Jam Kerja, Usia, Pendidikan dan Jumlah Tanggungan Keluargaen_US
dc.titleFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Keluarga Miskin di Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jemberen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record