Show simple item record

dc.contributor.authorArdiansyah Norma Dinata
dc.date.accessioned2014-01-14T00:01:45Z
dc.date.available2014-01-14T00:01:45Z
dc.date.issued2014-01-14
dc.identifier.nimNIM071610101043
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14250
dc.description.abstractPenyakit infeksi bakterial banyak terjadi di rongga mulut dan yang paling prevalen adalah infeksi jaringan periodontal. Infeksi ini meliputi gingivitis dan periodontitis. Gingivitis adalah peradangan pada gingiva dengan tanda-tanda klinis adanya perubahan warna lebih merah dari normal, gusi bengkak, perdarahan pada tekanan ringan, sedangkan periodontitis menunjukkan peradangan sudah sampai ke jaringan pendukung gigi yang lebih dalam dan cenderung bersifat progresif dan irreversible. Bakteri utama penyebab terjadinya penyakit periodontal adalah Porphyromonas gingivalis. Porphyromonas gingivalis termasuk dalam golongan bakteri black-pigmented Gram-negative anaerobes. Bakteri ini memiliki sejumlah faktor virulensi yang dapat menyebabkan penyakit secara langsung atau tidak langsung oleh karena aktivasi dari sel host untuk melepaskan mediator-mediator inflamasi. P. gingivalis merupakan bakteri proteolitik, dimana hasil metabolit ekstraseluler utamanya berupa eksotoksin Netrofil merupakan sel inflamasi yang berfungsi sebagai pertahanan pertama terhadap infeksi bakteri. Dalam fungsi bakterisidal, netrofil mengeluarkan suatu enzim untuk melawan bakteri yang menyerang tubuh, salah satu enzim yang dikeluarkan adalah proteinase. Diduga salah satu cara perlawanan proteinase netrofil terhadap bakteri adalah dengan memfragmentasi eksotoksin yang disekresi bakteri patogen menjadi berat molekul yang lebih kecil, sehingga eksotoksin menjadi t idak vii aktif dan tidak patogenik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aktivitas proteinase netrofil terhadap eksotoksin bakteri periodontitis P. gingivalis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vitro dengan obyek penelitian eksotoksin P. gingivalis ATCC 3327 dan isolat netrofil. Penelitian ini untuk menganalisa aktivitas proteinase netrofil terhadap eksotoksin P. gingivalis dengan membandingkan eksotoksin P. gingivalis sebelum dan sesudah dipapar dengan proteinase neutrofil dengan uji SDS-PAGE. Parameter aktivitas proteinase ditunjukkan dengan terfragmentasinya eksotoksin P. gingivalis menjadi berat molekul yang lebih kecil. Data dianalisis secara deskriptif yaitu dengan pembacaan berat molekul Hasil penelitian menunjukkan terjadinya aktivitas proteolitik dari proteinase neutrofil terhadap eksotoksin P. gingivalis yaitu ditandai dengan hilangnya atau terfragmentasinya beberapa band eksotoksin P. gingivalis berat molekul 152 kDa, 67 kDa, dan 36 kDa. Netrofil yang terstimulasi P. gingivalis akan menghasilkan metabolit-metabolit aktif melalui mekanisme oksidatif sehingga dihasilkan metabolit oksigen yang bersifat toksik, selain itu netrofil juga mensekresi pro enzim MMPs Kesimpulan penelitian ini bahwa netrofil menghasilkan proteinase yang dapat memecah eksotoksin P. gingivalis. Kemampuan proteinase netrofil memecah eksotoksin P. gingivalis menjelaskan salah satu mekanisme peran netrofil dalam fungsi pertahanan tubuh terhadap infeksi bakteri. Dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mempelajari produk aktivitas proteinase netrofil dan diharapkan kedepannya dapat digunakan sebagai marker keparahan penyakit periodontal.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries071610101043;
dc.subjectPROTEINASE NETROFIL , EKSOTOKSIN Porphyromonas gingivalisen_US
dc.titleAKTIVITAS PROTEINASE NETROFIL TERHADAP EKSOTOKSIN Porphyromonas gingivalis DIUJI DENGAN METODE SDS-PAGEen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record