Show simple item record

dc.contributor.authorLila Cita Pratiwi
dc.date.accessioned2013-12-30T02:12:29Z
dc.date.available2013-12-30T02:12:29Z
dc.date.issued2013-12-30
dc.identifier.nimNIM081610101025
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13752
dc.description.abstractNetrofil ini berfungsi untuk menjaga imunitas tubuh terhadap infeksi dengan cara kemotaksis (pelepasan lekosit dari aliran darah menuju tempat infeksi), fagositosis (proses penghilangan benda asing seperti bakteri), dan penghancuran agen infeksi. Netrofil dengan proses kemotaksis akan bermigrasi untuk berfungsi sebagai fagosit yang mengontrol kontaminasi lokal dan mencegah infeksi (Rasuna, 2010). Faktor-faktor kemotaksis dapat endogen berasal dari protein plasma, maupun eksogen misalnya dari produk bakteri (Robbins dan Kumar, 1995). Sebuah netrofil biasanya dapat memfagositosis 3 sampai 20 bakteri sebelum sel itu menjadi inaktif dan lisis. Setelah itu akan terjadi akumulasi dari netrofil mati, makrofag mati, jaringan nekrotik, dan cairan jaringan yang akan membentuk pus pada jaringan yang meradang (Guyton dan Hall, 2007). Perusakan netrofil juga menyebabkan terjadinya pelepasan mediator inflamasi serta enzim proteolitik, pepsin, dan cathepsin, yang mengakibatkan lisisnya jaringan (Grossman, 1995). Berdasarkan uraian di atas, P. gingivalis dapat melekat pada netrofil melalui reseptor yang terdapat pada membran netrofil. Selain itu melalui interaksi hidrofobik antara partikel hidrofob pada membran P. gingivalis dan membran netrofil (BSN Medical, Tanpa Tahun). Setelah melekat, netrofil akan membentuk pseudopodia yang dijulurkan di sekitar bakteri, mengelilingi bakteri dan berfusi membentuk vesikel / vakuola fagosom. Porphyromonas gingivalis yang berada dalam fagosom selanjutnya dibunuh oleh mekanisme bakterisidal (Ferencik et al. dalam Susanti dan Rahayuningsih, 2003). Proses ini mengakibatkan terjadinya respon inflamasi berupa bengkak, rasa sakit, kemerahan, panas, dan apabila respon berlangsung terusmenerus, bisa berlanjut hingga terjadinya penurunan fungsi jaringan periodontal.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries081610101025;
dc.subjectNETROFIL YANG DIINKUBASI, EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLAen_US
dc.titleADHESI Porphyromonas gingivalis PADA NETROFIL YANG DIINKUBASI EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.)en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record