Show simple item record

dc.contributor.authorLITA YUNIARTI
dc.date.accessioned2013-12-27T03:40:44Z
dc.date.available2013-12-27T03:40:44Z
dc.date.issued2013-12-27
dc.identifier.nimNIM080910302007
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13366
dc.description.abstractPermasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku pengemis di alunalun kota Probolinggo? Dengan fokus kajian penelitian yang lebih melihat mengenai penyebab dan perilaku pengemis yang ada di Alun-alun kota Probolinggo. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat mendeskripsikan serta menganalisis mengenai perilaku pengemis di Probolinggo. Manfaat yang bisa diperoleh dari penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai perilaku pengemis di Probolinggo serta untuk menjadi referensi bagi pihak yang akan melakukan kajian mengenai perilaku pengemis. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Penulis akan memaparkan mengenai bagaimana perilaku pengemis di Probolinggo sebenarnya. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 orang pengemis yang berada di Alun-alun kota Probolinggo dengan mengambil usia yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Sedang untuk penentuan informan digunakan teknik purposive sampling. Pemenuhan kebutuhan dasar manusia membuat orang melakukan berbagai macam cara untuk dapat memenuhinya, meskipun dengan mengemis. Di Alun-alun kota Probolinggo usia pengemis bervariasi dengan pendidikan yang kebanyakan tidak tamat sekolah dasar. Kondisi ekonomi mereka meskipun pengemis, tidak menutup kemungkinan bahwa itu hanyalah kedok, karena sebenarnya ada juga pengemis kaya. Penyebab mereka mengemis ada empat, pertama karena faktor struktural dimana keterbatasan fisik yang mengakibatkan pengemis tidak bisa memasuki sektor usaha formal. Kedua, karena faktor fisik yaitu cacat atau lumpuh. Ketiga karena rasa malas untuk bekerja. Keempat, mengemis dilakukan untuk mendapatkan suatu imbalan. Mereka merasa bahwa mengemis adalah hal yang sangat mudah untuk mendapatkan penghasilan atau reward atau ganjaran yang berlimpah. Reward yang mereka dapat disaat pertama kali mengemis, dengan mendapat banyak uang tanpa harus bersusah payah, membuat mereka terus menerus menekuni hal tersebut dan tidak mau berusaha untuk beralih profesi dengan bekerja yang lebih layak dan diterima oleh masyarakat. Dan banyak cara atau strategi-strategi yang bisa mereka lakukan untuk dapat menarik rasa iba dari para pengunjung.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries080910302007;
dc.subjectPengemis di ”Alun-alun” Kota Probolinggoen_US
dc.titlePERILAKU PENGEMIS DI ALUN-ALUN KOTA PROBOLINGGOen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record